Rindu kamu

Iya kamu. Sangat merindumu. Betapa banyak ide seliweran bebas dan terbang lagi tanpa sempat untuk direkam jejaknya. Banyak celoteh yang ingin kushare denganmu. Banyak kisah dalam kehidupanku yang lewat begitu saja padahal banyak ibrah yang mungkin bisa bermanfaat untuk yang sempat mampir kesini. Banyak kisah travelling yang sudah dilalui dengan semua lika liku perjalanan dan keindahan alam yang dirasakan. Banyak perkembangan anak-anakku yang tak terekam detilnya.

Hikmah hari ini ikut workshop Kubbu BPJ membuat rinduku membuncah dan coba untuk memelukmu erat lagi. Intip2 yang sudah pernah terekam disini. ternyata banyak juga yang pernah dishare meski tidak selalu murni tulisan pribadi, setidaknya isi copas itu mewakili curahan hati.

November Spesial

Bulan spesial karena sulung dan bungsu-ku lahir di bulan ini. Tiga belas dan sembilan belas tahun yang lalu. Tak terasa makin besar mereka. Semua putriku sudah baligh, pengawasan melekat untuk tiga gadis-ku ini. Harus banyak belajar dari orangtua tentang bagaimana menjaga mereka. Katanya susah-susah gampang, kalo boleh kebalik ya gampang-gampang susah, supaya lebih banyak gampangnya.

Tak ada perayaan spesial seperti saat mereka kecil. Cukup cipika cipiki bighugh saja. Merekapun tak mau ramai dengan perayaan. Tradisi kami hanya makan bersama di luar rumah, yang penting ada moment kebersamaan. Apalagi saat ini hal itu sulit bagi kami semenjak terpisah karena kedinasan. Moment kebersamaan amat kami nantikan. Saatnya ada tanggalan merah, saatnya merancang untuk kumpul.

Tak ada kado spesial pula untuk mereka, toh mereka juga bingung mau hadiah apa. Mereka hanya minta uang tambahan hanya sekedar mentraktir teman dan sahabat dekatnya. It’s oke, masih dalam batas wajar untuk sebuah perayaan hari spesial.

Awal bulan ada harpitnas, saatnya men-set waktu untuk kumpul. Berhasil kumpul, meski hanya sebentar. Jelang tengah bulan ternyata dia mendapat kesempatan diklat dan bisa pp dari rumah. Bahagia rasanya bisa kumpul dalam waktu yang lebih lama. Seandainya bisa seperti ini terus, entah kapan ya.

“Jadi selama ini kemana2 gak bawa kartu ? “,,, Yoi, woles aja, alhamdulillah masih beruntung gak pernah kena tilang gara-gara tidak bawa kartu itu. Untung terus bisa menghindar saat ada pemeriksaan.

“Sudah jadi kartu nya ?” Yaiyalah, duit bicara, haha. Ada duit ada kartu. Sayangnya lupa ambil foto tentang daftar tairf resmi bikin kartu, padahal sudah niat banget bikin joke tentang itu. Harga yang dibayar untuk sebuah kartu itu 7x lipat dari tarif normal. Ckckck. Ada hal terbodoh yang pernah kulalui. Tes tanpa baca soal dan lulus ujian tulis. Lulus praktek tanpa ujian praktek. Hebat kan ? Yang paling akhir sedikit maksain diri, wajah kusam dan tubuh letih, mejeng foto usaha pake senyum, demi tampil beda di kartu itu. Alhasil ancur lebur tuh foto. Ah egp, sing penting kartu lansung jadi. Siap berkendara tanpa was-was ada razia.

 

Kecantikan Wanita Itu Bernama Pengabdian …

Ketika seorang wanita memasuki gerbang pernikahan, maka kehidupan “normalnya” akan sedikit mengalami perubahan. Bagi yang sebenarnya belum siap, maka seiring dengan berjalannya waktu,mereka akan merasa bahwa banyak hal yang akan atau telah terampas selama mereka menjadi seorang istri dan pendamping. Namun bagi yang melangkah dengan ilmu dan dengan dasar beribadah dengan Allah, betapapun berat jalan ke depannya, hal itu akan dilalui dengan tenang dan ikhlas.

Baca lebih lanjut

Diperbudak keinginan ? …

Mari tafakuri bila kita ingin suatu barang yang kita sukai,
apakah kita diperbudak keinginan sehingga mengalahkan akal sehat ?

Selalu memenuhi pikiran siang dan malam, semakin ingin, semakin ada seribu satu alasan untuk bulat hati segera memilikinya seakan tak bisa ditunda lagi, tak peduli dengan harga mahal, walau harus nyicil sekalipun, tak ada yang bisa menghalang-halangi tak ingat pahitnya orang yang miskin sulit uang, yang lapar, yang didlilit hutang, tak takut dengan hisab/perhitungan disisi Alloh

Baca lebih lanjut

Hal yang Disukai Istri dari Suaminya

Apa yang membuat istri senang dalam kehidupan berumah-tangga. Berikut ini adalah satu versi rangkaian sikap dan sifat yang disukai seorang istri dari suaminya:

1. Penuh Pengertian
Seorang istri senang diperhatikan dan didengarkan. Ia senang suaminya memahami dan mengerti dirinya. Dalam suka dan dukanya. Dalam ceria dan sedihnya. Ia senang suami mengetahui perasaannya. Ia misalnya senang diberitahu pakaiannya yang mana yang paling disukai suaminya. Atau masakannya yang mana yang paling lezat bagi suaminya. Karenanya obrolan-obrolan ringan dan lembut amat dinanti-nanti seorang istri. Setiap kata yang keluar dari lidah dan bibirnya adalah pesan cinta yang ingin ia sampaikan. Dan ia ingin tahu bagaimana suaminya menanggapi pesan cintanya itu.Tangisan seorang istri itu memiliki sekian banyak makna, bisa karena sedih, bisa karena marah, bisa karena terharu dan bahagia. Ia senang jika suaminya bersabar untuk mengenal setiap jenis air mata yang metetes dari matanya.Pengertian ini menjadi inti dan landasan segala sikap menyenangkan yang mungkin dilakukan seorang suami terhadap istrinya.

Baca lebih lanjut