Pilih siapa nih ?

Pilkada Jakarta.. libuuuuur. Lumayan libur sehari. Agak siang aja ke tps nya, nunggu sepi. Kakak ikutan milih untuk yang pertamakali. Hehe.. seneng dia bisa gunakan hak pilihnya. Beneran tuh, gak sampe lima menit urusan coblos ini beres.

Tidak rutin menyimak rame2 tentang pilkada, mau berangkat tadi masih tanya2 husband, jadi mau pilih siapa nih ? Meski sudah ada pilihan dihati, ingin kepastian saja dari yang lain. Pagi2 sudah dapat sms kampanye dari teman. Hehe.. I know you. Konsisten sejak dulu itu.

Okelah kalo begitu, pilih sesuai hati nurani, perkara janj2i nya apa, aq asli gak tahu. Semoga bisa penuhi janjinya itu untuk membenahi kota ini. Sekiranya tak ada mutasi husband, maybe selamanya stay at here. Kalau kota ini dibenahi, lumayan bikin betah meski yakin, hiruk pikuk nya kota ini tetap seperti ini. Harapanku yang kudu dibenahi adalah masalah transportasi umum, juga sarana jalan. Maceeet dimana-mana bikin bete. Wasting time, tua dijalan. Kasihan husband ku tiap hari berjibaku dengan kemacetan. 

Masalah kota ini memang kompleks. Lebih banyak pendatang. Penduduk asli sudah minggir semua. Minggir dalam hal tempat tinggal, juga peluang untuk mendapatkan pekerjaan.Di sekitarku, banyak penduduk asli. Secara kasat mata, jarang banget mendapat pekerjaan yang bagus. Lebih banyak wirausaha atau ngojek. Wah, kalo urusan ngojek, aq juga merangkap profesi itu. Hehe.. Ngojek spesial untuk si bungsu. Tapi bentar lagi pensiun karena berangkat sekolah nanti bareng kakak dan ayahnya. 

Semoga selesai pilkada, kota ini tetap aman damai. Yang kalah lapang dada, yang menang kudu penuhi janji untuk semua warga jakarta, bukan hanya pendukungnya saja. Pastinya semua pasangan cagub punya visi yang sama, membenahi kota ini jadi lebih baik dan pantas sebagai ibukota negara RI. Hidup Jakarta !

Lenggang lenggok Jakarta, bagai pinggul gadis remaja. Setiap pandangan selalu menatap. Mengharapkan untuk menjamah. 

Lenggang lenggok Jakarta, suka membuat orang lupa. Terpikat oleh manisnya cerita tuk menjadi jutawan disana.

Ribuan mimpi-mimpi ada, menggoda mereka. Jangankan cari sorga dunia, neraka duniapun ada. 

Lenggang lenggok jakarta jadi simbol maju usaha, tak kurang banyak juga yang kecewa akhirnya cuma buang waktu saja. 

(by Andi Meriam Matalata)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s