Try again, hopefully you’re lucky

Jakarta masih gelap. Udara segar.  Jalanan sepi lengang. Ku menikmati pagi Jakarta. Usai shubuh sudah bergegas menuju lokasi di kebayoran, menghantar kakak berjuang lagi.

Kakak mencoba lagi ujian mandiri. Kali ini di Undip. Pilihan jurusan masih sama dengan yang di simak UI.  Setelah diskusi bertiga, positif ambil tes ini. Putusan ini diambil untuk cari peluang tempat kuliah terbaik untuk kakak. Meski kans nya juga sama seperti tes sebelumnya. Gak kapok ya ? Enggaklah, usaha aja dulu.

Bukannya tak bersyukur dengan telah diterimanya kakak di ipb. Institut nya oke punya namun kami masih belum sreg dengan jurusan yang dia dapatkan, begitu pula kakak, masih berfikir agak berat untuk nanti menjalaninya. Apa kami terlalu kuatir ya ? Padahal belum dijalani ? Apa kami termasuk orang yang tak bersyukur ? Insya Allah bukan itu. Kami hanya ingin mengarahkan kakak ke jurusan yang sesuai dengan jurusannya di SMA. Supaya bidang ipa-nya tidak menguap begitu saja. Jika sudah berkutat di manajemen, yakin deh ipa-nya bakalan lupa semua.

Langkah kakak dalam tes-tes ini jadi pengalaman bagi kami untuk nanti diterapkan ke adik2nya. Jangan sampai ini terulang kembali. Mantapkan hati untuk pilih jurusan yang benar2 diminati. Mantapkan 2 atau 3 pilihan jurusan dan itu yang benar2 diminati, supaya apapun nanti dapatnya sudah pasti senang menerimanya.

Mungkin semua berawal dari kepasrahanku dalam mengarahkannya. Ketika dia merasa terpuruk, merasa gagal dalam jalur undangan, dia menutup diri untuk diskusi dengan kami. Dunia seperti kiamat baginya. Akhirnya dia pilih jurusan seperti itu. Dalam hati kecilnya muncul ketidakpedean untuk bersaing di universitas bergengsi setaraf UI. takut banget gagal untuk kali kedua. Dia tidak siap itu. Padahal belum pasti terjadi. Kami pasrah tak bisa mengarahkannya lebih keras karena kuatir dia merasa tertekan dan memperparah kondisi psikisnya. Jadilah akhirnya seperti ini jalannya. Seperti musafir kehilangan arah.

Pengumuman hasil tes ini, selang lima hari. Itu artinya masih berjarak dengan ketetapan ipb untuk deadline mendaftar ulang. Semoga keberuntungan ada di pihakmu kak. Ayah-ibu hanya mendoakan yang terbaik untukmu. Semoga tes ini berhasil dan langkah mu mantap menjalani kuliah nanti. Ya Allah beri kemudahan untuk niatan baik anak kami. Engkau tahu yang terbaik untuk anakku, kupasrahkan ketetapan hanya pada-Mu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s