Institut Pleksible Banget

Sejak pagi sudah bersiap go to Bogor. Lancar di jalan, tiba di lokasi tepat waktu. Cari tempat duduk yang kosong. Yups masih dapat di depan. Biar bisa lihat lebih dekat rektor dan jajarannya. Menyaksikan tayangan video tentang apa dan siapa yang ada di dalam IPB. Prestasi yang telah dicapai, dll. Selang sepuluh menit acara langsung dimulai. Siiip, on time.

Paparan rektor tentang penemuan varietas baru pertanian dll hasil dari penelitian ipb. Mulai beras non-padi, cabe dengan tingkat kepedasan 700 ppm, pepaya bangkok dll. Dan banyak lagi prestasi yang telah dicapai ipb dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Ortu patut bangga anaknya telah diterima disini. Menurut hasil survey, kans untuk dapat diterima di ipb ini 4 %, dari 100 peminat hanya 4 orang yang bisa diterima. Peminat tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu. Karena lulusan dari ipb, terpakai di semua lini bidang pekerjaan, meski jauh tak sesuai dengan prodi yang diambil semasa kuliah, prestasi kerja nya tidak mengecewakan. Prodi pertanian bekerja di sektor perbankan, gak nyambung kan ? tapi itu yang terjadi, makanya ada plesetan bahwa ipb institut pleksible banget. Duh, ngantuk nih. Gimana n ngapain ya buat hilangkan kantuk ? Sms teman. Kasih kabar tentang paparan itu. Bunda cantiq nelpon. Cieee udah jadi ortu mahasiswa nii yee. Yaiyalah, bunda juga begitu. Cuma putri beliau di Undip, tak ada pertemuan ortu seperti di ipb ini.

Paparan dari bagian akademik dan kemahasiswaan. Bagus banget. Penting ini agar semua ortu faham tentang studi anaknya. Saling kerjasama dengan pihak kampus untuk mendukung keberhasilan studi anaknya. Target 8 semester selesai. Setiap semester akan dikirimkan KHS by post. jadi ortu bisa langsung tahu prestasi kuliah anaknya per semester. Wanti2 banget untuk IP < 1,5 maka DO. Ya Allah semoga anak2 kami bisa mencapai IP lebih dari itu.

TPB tahun pertama bersama. Semua mengambil mata kuliah sama. Tahun kedua baru sesuai prodi yang dipilih. Tahun pertama wajib asrama. Negeri ini terdiri dari banyak ragam budaya. Diasramakan dalam rangka pembinaan mental budaya. Dalam kemajemukan diharapkan tetap memegang teguh pendapat dan keyakinannya. Persiapan mental setelah lulus dari institut ini terjun ke lapangan yang berbeda dengan budaya asalnya.

Sesi tanya jawab. Usulan untuk KHS dikirim via email. Tentang tingginya biaya kuliah, boleh tidak minta dikurangi karena sepertinya banyak salah kalkulasi. Ada pensiunan yang harus membayar di atas 18 juta. Masalah keamanan kampus, karena banyak pintu masuk yang dibolehkan untuk akses mahasiswa yang kost di perkampungan sekitar kampus, itu merupakan jalan pintas untuk menuju fakultas masing2. Jika harus dari gerbang utama, amat jauh. Tahun ini target ditambah jumlah sepeda untuk keliling area kampus. Yang ada saat ini kurang memadai. Tentang POM, legalitas dan perannya. Sayangnya tidak ada yang komplain tentang fasilitas asrama. Mungkin banyak ortu yang belum ‘ngeh’ dengan kondisi tinggal di asrama.

Standing applause for IPB. Hanya ipb yang bisa begini. Mengumpulkan ortu mahasiswa seantero negeri dalam sajian sederhana namun sarat makna. We will meet again in this auditorium four years to come attend the graduation of our children. Insya Allah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s