Ifthar together sainsatu

Gagasan bukber mulai dishare via fb pekan lalu by Hasnah, pooling pendapat tanggal pelaksanaan. Thanks Hasnah 🙂 Surlok berdua dengan Lia yang sudah terlebih dulu meng-upload foto2 pilihan lokasi. Thanks Lia :).

Undangan via fb kurang direspon dari member sainsatu, meski sudah dibantu by sms or bbm. Akhirnya usul untuk diberi deadline untuk segera booking lokasi.

Laporan via sms hasil surlok ke itc depok, sasaran pertama D’cost. Ternyata lokasi full book juga kesulitan untuk langsung pesan menu. Lokasi lain, dipilih Wapo kelapa dua. Akhirnya pilih itu dengan DP separuh dari total biaya. Thanks Hasnah-Lia untuk DPnya 🙂

Share ulang @fb by Lia tentang lokasi hasil surlok. Ayo dong ditunggu responnya. Di absen ya .. katakan HADIR ! Hehe.. saking semangat juga pingin acara itu sukses. Semoga ya, diam2 member sainsatu memastikan hadir. kalopun tidak jawab di fb, mungkin pas tidak sempat online. Kalopun gak sempat balas sms, maybe sibuk atau pas pulsa lagi habis. Pemakluman saja untuk itu semua sambil berharap semoga pada sempat untuk hadir. Perkiraan sementara akan hadir sekitar 16 orang. Syukurlah melebihi target sebelumnya.

Alhamdulillah, Puji syukur kehadirat Ilahi, akhirnya acara bisa terselenggara dengan lancar. Meski aq harus nyasar dulu, hehe.. kepedean sudah sering lewat situ, namun lokasi persis nya masih belum tau. Sudah kelewat jauh. By phone dipandu Lia untuk balik arah ke lokasi. Akhirnya, ktemu juga, aslinya deket banget, hanya papan tulisan Wapo-nya memang sederhana dan tidak mudah terlihat.

Wow, ternyata lokasi di dalamnya luas juga. Sudah sebagian hadir. Lia, Hasnah, Amel, Hesty, Sila dan sodaranya. Yang cowok ada Syarif, Ainil, Adit, Ade putra, Sidik, Gibran (Bagol), Abdurrahman (omen), Dicky. Datang berikutnya Defal dan Kharisma. Tampak sudah siap sajian di meja. Untuk minuman pembuka, es kelapa. Pesanan ditambah empat porsi, sebab katanya ada tambahan member yang komit hadir. Tak ada ceremony khusus, karena bedug maghrib sudah terdengar. Langsung sruput es kelapa nya. Bincang2 sejenak, lanjut sholat maghrib dan sebagian langsung menikmati hidangan berbuka.

Defal dan Kharisma, bincang tentang kuliah dan pekerjaannya sebelum kuliah. Cita2 nya untuk ke Akabri berbelok arah ke Tehnik Informatika ITI karena kendala buta warna. Lho koq bisa ? Baru diketahui ketika menjalani serangkaian tes. Sudah tiga rumah sakit menyatakan hal sama. Ternyata setelah ditelusuri memang ada keturunan dari pihak ibu. Ikhlaskan ya nak.. mungkin ini jalan terbaik yang Allah pilihkan untukmu. Kesuksesan hidup tak mesti melalui jalur akabri. Bisa melalui jalur lain.

Oh ya ketua kelas kita datang nggak ? Lingga kerja bu di bandara. Kata Defal awalnya sang ketua pingin jadi pramugara. Disarankan untuk merintisnya dari bawah. Saat ini katanya gajinya sudah lumayan besar. Syukurlah, senang dengar kabar baik dari anak2. Btw kalo ada info lowongan pekerjaan, tolong dong beritahu teman lain yang belum kerja atau kuliah. Kalian saling bantu ya.

Sidiq dan Kharisma kuliah di UNJ olahraga, seru ngobrol dengan Ade Putra. Ternyata sedang terima telpon dari Faridz yang masih di Bandung mengikuti kegiatan kampusnya di Unpad. Call juga denganku, mohon maaf atas ketidakhadirannya. Senang dengar kabarnya, sekarang aktif di BEM kampusnya. Keakraban tetap terjalin meski setahun sudah tidak bersama. Suka lihat ini. Indahnya kebersamaan sainsatu.

Yang terakhir datang Rendra (keling), disusul Feby, duh cantiqnya karena masih terlihat sisa riasan make-upnya. Kerja say ? Alhamdulillah iya Bu, di BCA, jadi teller. Oh ya ? Memang kamu pernah belajar perbankan ? Tidak Bu, saya pakai ijasah aliyah saja. Awalnya memang sulit, namun akhirnya terbiasa dengan semua pekerjaan itu. Gimana dengan gajinya ?  Lumayan Bu, sudah diatas dua juta. Subhanalloh, hebat bener, masih pemula namun sudah dapat salary tinggi. Sukses ya Feby. Btw masih sering sakit kaya dulu ? Alhamdulillah sekarang sehat Bu. Masih sama yang dulu itu ? Hehe.. tidak Bu, itu masa lalu.

Salam2 dari yang tak bisa hadir. Ari widya (babat) mendadak ada undangan bukber family. Aulia, bentrok dengan undangan bukber kampusnya. Mida dan Shintia (cacing) katanya masuk kerja. Oke deh, no problemo, sudah terwakili oleh teman-teman yang lain, cuma lain waktu jika ada acara lagi, mohon diprioritaskan, sehingga silaturahim kita tetap terjaga.

Sempatkan bicara dengan semua member sainsatu. Mengungkapkan apa yang kurasakan dengan kebersamaan kita malam ini. Kebahagiaan guru adalah saat menyaksikan langsung anak didiknya sukses dalam hidup dan karirnya melebihi gurunya. Semoga lancar kuliahnya, dimudahkan rizkinya dan mendapatkan pekerjaan yang layak.

Jeprat-jepret sejenak member sainsatu. Makasih Amel cantiq atas kamera nya :). Moment penting seperti ini wajib kudu di abadikan. Karena kita tak tahu kapan lagi dapatkan moment ini. Hanya perlu kita komit bahwa apapun yang terjadi, silaturahim kita tetap lanjut. Sepertinya seru banget kali ya.. saat kita ktemu sepuluh tahun lagi ? *bayangin.com. Sukses selalu untuk kalian member sainsatu. Jangan lupakan almamater kalian. Semua guru selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian. Buang yang buruk dari kami, ambil yang baik saja dari kami.Indahnya fasting together with sainsatu. I love u all 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s