Liburan Lebaran

Ampun dah masih aja ada orang yang pingin ke Puncak ? Padahal kondisi nya seperti itu. Jalan merayap bahakan macet menuju puncak. Tapi puncak memang punya magnet kuat untuk orang2 di luar puncak. Disana banyak sekali lokasi wisata yang indah dan menarik untuk dikunjungi.

Tak hanya liburan pasca lebaran, liburan hari kejepit juga seperti itu keadaannya. Selain lokasi wisata, puncak juga merupakan tempat istirahat yang nyaman bagi sebagian orang yang punya rumah kedua disana.  Lokasi sekitar rumah kedua sejuk dan sepi sehingga cocok untuk refreshing keluarga dari hingar bingar kota. Meski butuh kesabaran ekstra untuk menuju lokasi, tetap gigih untuk menuju ke puncak.

Ada sebersit keinginan juga untuk kesana, tapi kompak anak2 tak menyetujui itu. Tak tahan dengan macetnya. Hanya pingin dapat kesejukan di hamparan rumput Salabintana. Kesegaran air terjunnya. Duh, pingin banget. Tapi ya sudahlah, kalah suara. Lalu mau jalan kemana kita liburan ini ?

Ke pantai yuuk… Hiiii… lihat di pantai ancol, koq kaya cendol.. Ruame poll. Gak mungkin nyaman dengan keadaan seperti itu. Jadi pantai mana ? Keluar kota ? Duh, kayanya nggak deh, sebab arah keluar kota sampai dua hari pasca lebaran katanya masih dipadati yang mudik. Yo wes tempat lain aja, untuk liburan gak mesti ke pantai.

Ke taman buah yuuk… Lha itu kan dulu sudah pernah. Sama juga, rame disana meski gak kaya cendol. Menikmati buah yang ada ? Tidak juga, karena untuk lokasi tertentu saja yang boleh petik buah dan makan di lokasi kebun. Itupun berlaku tiket khusus. Dipikir2 daripada bayar dobel tiket gitu lebih baik uangnya buat beli buah yang disukai, bisa dapat beberapa kilogram. Lebih berasa makan buah ketimbang hanya berada di taman buah tapi tak bisa makan buahnya.

Ke ragunan yuul… Hii apaan siy ? Emangnya kita anak SD. Cieeee gayane yang sudah bukan SD. Enak disana lihat ‘sodara’ juga binatang lainnya. Terus gelar tikar duduk2 dekat kandang makan bekal lebaran. Ogah rame gitu berdesakan diantara pengunjung yang lalu lalang. Cukuplah waktu SD aja ke lokasi itu. Kalo pun mau tahu tentang binatang, lihat aja di tv atau internet.

Dufan yuuk.. Langsung terbayang serunya disana. Dulu saat anak2 masih kecil, pernah rombongan kesana. Tapiiiiii top banget ramenya. Sehingga untuk setiap arena permainan, butuh setengah jam antre-nya. Habis waktu untuk antre. Hanya 4-5 permainan saja yang bisa dikunjungi. Waktu kunjung habis jam 9 malam, namun dia tak sabar melihat keadaan itu. Makin kutahu bahwa dai tak enjoy liburan jalan2 saat rame seperti itu. Lalu pertanyaannya kapan bisa jalan2 saat tak liburan ? Tak mungkinlah bolos kerja hanya untuk bisa jalan2 dengan anak2. Tak ada itu dalam kamusnya. Tak ada kamus bolos dalam dunianya. Berisik dengan keluhannya untuk segera pulang, bikin kami tak nyaman. Jadilah mengikuti apa maunya. Pulang dengan hati kesal karena belum puas menikmati permainan.

Dalam hati berniat, kemanapun kapanpun suatu saat jalan2 lagi sepertinya tak usah mengajaknya. Biarlah jadi penunggu setia di rumah. Daripada ikut, tapi membuat yang lain tak nyaman. Tak ingin dia menikmati kebersamaan ini, okelah, hidup itu pilihan, moment kebersamaan ini hanya sekali, setelah anak2 nanti dewasa tak mungkin mereka mau untuk itu.

Sea World yuuk.. Nah, ini lokasi yang memungkinkan untuk dikunjungi. Kami belum pernah kesana. Browsing harga tiket dan jam buka. Hah ? Mahal juga ya.. Hitung berapa orang yang pergi termasuk ponakan yatim. Yups lumayan juga untuk tiketnya. Yo wes gpp, rejeki bisa dicari nanti, yang penting semua sepakat untuk menikmati lokasi liburan ini. Bismillah, menikmati liburan lebaran @ Sea World.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s