‘Luwes’ is good

Kita sering mengira kalau orang yang tidak keras itu lemah. Orang yang tidak melawan itu kalah. Dan orang yang tidak membalas itu takluk. 

Kita juga sering keliru mengira kalau orang yang keras itu perkasa. Orang yang berani itu tangguh. Dan orang yang garang itu jagoan. 

Silakan ambil palu godam terbaik Anda. Lalu hantamkan pada air di kolam. Bisakah palu godam Anda menghancurkan air? Tidak. 

Air itu luwes bukan lemah. 

Jadi, tidak perlu takut disebut lemah jika kita menjadi pribadi yang luwes, santun dan lembut kepada orang lain. 

Karena di balik keluwesan justru tersimpan sebuah kekuatan yang bahkan tidak bisa dikalahkan oleh kekerasan dari palu godam paling keras sekalipun. 

Itulah sebabnya, mengapa di kantor kita melihat orang luwes bisa mendapatkan manfaat terbanyak dari “tembok-tembok” yang mengelilinginya. 

Sedangkan orang yang main labrak, selalu kebagian jontornya. Jika tidak jontor fisik, maka mereka jontor mentalnya. Kecewa, patah hati dan frustrasi.

CONTOH :

Sesuatu yang kuat, canggih dan keren (gaul), 
belum tentu bisa mengalahkan Ia yang jadul.

Mari test case 😉

Silakan ambil kompor listrik, kompor gas, kompor minyak tanah, dan kayu bakar. Mari bareng bareng kita masak nasi.

Menurut Anda nasi manakah yang hasilnya paling enak rasanya? Nasi yang dimasak pakai kompor listrik, kompor gas, kompor minyak tanah atau nasi yang dimasak dengan menggunakan kayu bakar???

“GAUL” → keras, kasar, kuat

“JADUL” → lemah lembut, luwes

Ada sebuah rumah makan yang memasaknya menggunakan kayu bakar. Anehnya, pengunjungnya semuanya bermobil. Kalau sudah jam makan siang, pasti macet saking penuhnya mobil yang parkir.

Rumah makan tersebut bernama: RM. HAJI KOKOM. 

Terletak di daerah Cipondoh, Tangerang.

Tidak semua orang mempunyai kesabaran memasak dengan kayu bakar → tidak semua orang bisa bersikap luwes dan lemah lembut (sabar)

“JIKA INGIN SUKSES DAN DISAMBUT
JADILAH ORANG YANG LEMAH LEMBUT”

 
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s