Bad mood and too sensi

Mengasah diri untuk mengerti siapa dirimu sebenarnya. Makin hari makin terlihat aslinya. Dulu masih bisa untuk terus memaafkan. Semoga masih bisa untuk terus memaafkan. Kadang tak mengerti dengan sikapnya koq seperti itu. Sepertinya sudah saling mengenal namun seperti belum kenal. Sudah menahun kebersamaan belum jaminan saling mengenal, masih harus terus mengasah saling pengertian. Tak ingin meruncing hal yang tak disuka, namun itu makin nyata.

Saatnya keinginan tak sama, welcome a problem. Meskipun sudah dikatakan jauh waktu sebelumnya, namun sepertinya tak direkam dengan baik. Reflek saja reaksi atas itu. Tak ada maksud untuk menyakiti perasaanmu. Hanya mohon pengertian bahwa saat sedang diburu waktu dan konsentrasi terhadap tugas maka buyar semua dan reflek itu. Reaksi atas keterkejutan dan kesal atas buyarnya konsentrasi. Jika itu tak ingin difahami, mau bilang apa lagi. Cuma harus terus sabar menghadapinya.

Pengawasan untuk segala sesuatu keperluan anak, tak harus dilakukan satu pihak. Harus kerja bareng untuk itu. Meski hanya sekedar mengingatkan namun dengan ketegasan pastinya ada efek ‘takut’ untuk melanggar perintah itu. Hanya hal kecil sebetulnya namun akhirnya jadi besar karena datangnya ‘nyanyian tak merdu’ yang mungkin bikin tak enak hati. Lagi-lagi sensi-nya keluar. Belakangan ini too sensi, bahkan sensi-nya lebih dari yang seharusnya di-cap sensi. Sudah terjadi, bad mood meski dipaksa untuk ungkapkan apa yang diinginkan, tetap kunci rapat. Yo wes, kali ini ikuti saja mau-nya. Siapa paling kuat ? 

Yakin harus ada yang ‘kalah’. Sing waras sing kalah supaya normal lagi. Seharusnya dituntaskan dulu hingga batas kkm. Hehe.. Jika tak tuntas harusnya remedial program, pasti ada yang salah dalam proses itu, saatnya salah, saatnya minta maaf. Sepertinya kata itu tak ada dalam kamusnya. Kata itu hanya ada di kamus orang lain. Hanya php dan ngarep.com itu ada dalam kamusnya. No salah, No sorry. Dimaklum saja, jika semuanya untuk kebaikan bersama. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s