Kemandirian tanpamu

Sesak nafas kambuh. Terlalu bersemangat beres-beres kamar. Wuih, gile bener debu-nya. Gak tahan. Gak dirasa capeknya, lanjut terus bebenah tanpa pakai masker. Walhasil ngik-ngok nafas tersengal. Tersiksa banget. 

Baru selesai bebenah ada ponakan dan cucu datang silaturrahim. Senangnya ponakan satu ini selalu ingat sama keluarga. Gak bisa nawari makan sebab memang belum sempat ke dapur, hanya pagi saja bikin sarapan nasgor. Maklum yak, nenek lagi sesak nafas, Untung si cucu maklum dan sebentar saja karena mampir sebelum ke kolam renang.

Rencana ke undangan batal karena kelelahan bebenah rumah. Yo wes akhirnya ikut ke bengkel benahi motor. Lanjut ke pasar beli perlengkapan sayuran buat sepekan. Sebentar saja karena sesak ini belum juga hilang. Berusaha diistirahatkan malah makin tersiksa karena tidak bisa direbahkan. 

Sore kedatangan tamu lagi, keluarga adik dan mama datang karena sekalian dari rumah ciawi dan mampir juga ke rumah si tante. Senangnya kumpul bersama mama, adik dan ponakan. Si kecil cerewet banget, nyaring juga tangisnya. Asing juga dirumah ini terdengar tangis baby. Baby Syaza imut dan cempreng, gak mau dipegang karena tak kenal, jarang ketemu. 

Sesak ini, masih ada. Untung sedia obat. Segera diminum supaya sedikit berkurang sesaknya. Lumayan, so bisa lanjutkan aktifitas upik abu. Ada sms dari sister, tanya dan ijin jika kembali akan diterima atau tidak. Hehe.. akhirnya dia berubah pikiran setelah dua pekan dia merenung. Diskusi dengan husband dan anak-anak. No, no, no, anak-anak sudah enjoy dengan situasi ini. Meski lelah dan sesak mendera, nyaman juga tanpa orang asing dirumah. Sebisanya saja pekerjaan rumah dihandle. Masalah makan, gampang saja, tinggal beli or pesan. Okelah kalo begitu, keputusan diambil, mohon maaf saja untuknya, tidak dapat kembali lagi kesini. Biarkan kami menikmati ini, kemandirian tanpamu. Insya Allah ini yang terbaik untuk kami. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s