Se-frekuensi

Tmn Habibie : Kamu serius naksir Ainun ?

Habibie : Iya, memangnya kenapa ?

Tmn Habibie : Kamu tahu enggak kalo yang naksir Ainun itu banyak, ada dokter, pengacara dll, sementara kamu hanya mahasiswa yang belum jelas masa depannya

Habibie : Biar saja, berapapun yang naksir dia, kalo tidak ‘se-frekuensi’ maka nggak akan jadi

Sekilas cuplikan dialog dalam film Habibie dan Ainun. Full love story of them. Mulai dari masa remajanya hingga ajal memisahkan. Sad ending. Meski alur cerita terlalu singkat, cukuplah menggambarkan kekuatan cinta mereka. Full kesetiaan seorang isteri mendampingi obsesi suaminya hingga terdampar sebagai pejabat negara dan presiden sepenggal waktu. Saatnya tak kuat menghadapi tekanan di luar, back to home. Kembali untuk isteri dan anak-anak. 

Ainun : kamu itu keras kepala.. tapi jika aku harus mengulang hidupku, aku akan tetap memilihmu.. 

Diucapkan pada saat yang tepat, saat suami butuh banget dukungan moril atas semua tekanan di luar sana. Dibalik kesuksesan beliau di luar rumah, ada isteri yang mensupportnya.

Ego diri Ainun tersimpan rapi, meski sebenarnya beliaupun bisa sukses berkarir di dunia kedokteran, namun itu tidak dilakukan, hidupnya full untuk mengurus anak-anak dan suami. Pengorbanan yang luar biasa, hingga sakitnya pun diupayakan agar suami tak tahu. Operasi terakhir adalah operasi yang kesembilan kali. Subhanalloh.. betapa kuatnya tubuhnya.

Habibie sangat pede bahwa operasi yang terakhir itu akan sukses membawa kesembuhan buat Ainun tercinta karena ditangani oleh dokter ahli dan peralatan kedokteran canggih. Berulangkali Habibie ucapkan bahwa Ainun wanita kuat, dia pasti bisa melampaui operasi ini. Takdir berkata lain. Ajal tak dapat diulur dan dicegah oleh alat secanggih apapun. Ainun menghadap Ilahi dengan senyum keikhlasan telah memilih Habibie sebagai kekasihnya hingga akhir hayat.

Berawal dari se-frekuensi, semua yang dilakukan penuh keikhlasan demi kesuksesan dan kebahagiaan pasangan. Simpan ego diri dan semua pengorbanan dan pengabdian diri hanya untuk pasangan, hingga terwujud keluarga sakinah mawaddah warrahmah. Semoga dapat diambil hikmahnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s