Jagung bakar, roti panggang

Tak ada jagung, roti panggang pun jadi. Bukan maksud merayakan pergantian tahun, hanya iseng aja si bungsu pingin jagung bakar. Banyak bener yang jual dipinggir jalan tadi, mulai dari jagung mentah, arang, kipas dan wadah pembakarnya. Rame bener pembelinya. Ikan dan ayam segar juga dalam stock banyak, tak kalah diserbu pembeli. Bakar ikan/ayam/jagung dll, asal jangan bakar rumah aja ya ? Ciyus banget tuh orang2 mau celebrate new year.

Gak pingin beli yang dijajakan tadi, kebayang ribet aja untuk proses membakarnya dan beresin semua sesudahnya. Kalo mau banget, keluar yuk, kita cari penjual jagung bakar yang ready untuk dinikmati, tinggal pilih2 jagungnya dan sebutkan rasa bakar yang diinginkan. Beres kan ? Paling kuat makan satu jagung gak bakal lebih, koq repot2 bakar sendiri, persiapannya rempong, selesainya juga rempong sendiri. Bagi2 rejekilah sama penjual jagung bakar itu.

Kalo mau ikan or ayam bakar, yuk datangi resto/warung yang siap dengan menu itu. Ikan bawal bakar asli enak dicocol sambal kecap. Kalo ayam bakar enak yang rasa pedas. Kemarin sudah beli itu untuk makan siang, eeeh utuh hingga siang tadi. Sepertinya bosan dengan menu serba ayam. Meski beda olah dan rasanya, tetep jadi pilihan terakhir dan terpaksa. So, sama sekali gak kepingin itu. Syukurlah, malam ini tak harus ada menu itu.

Terompet dan kembang api tak henti. Malam kerlap-kerlip dan hingar bingar panggung diberbagai titik di pusat kota. Seru kali ya kalo sempat kesana. Hehe.. Gak kebayang berdesakan gitu, gimana cara menuju ke lokasi, gimana juga cara pulangnya nanti, sebab berlaku car free night. Cukuplah lihat di tv saja meriahnya acara. Rame-nya poll, sementara dia tak suka itu. Anak2 aslinya pingin lihat itu langsung, bukan maksud celebrate tapi hanya ingin mengisi liburan dengan nonton aksi panggung artis terkenal, gratis, tis. Kalo konser resmi gitu, tiketnya mahal bener, dan mubazir aja beli tiket semahal itu.

Kalo lihat kemeriahan itu, sepertinya semua berpunya, tak ada rakyat yang hidup susah. Semua hidup senang karena siap mengeluarkan dana lebih untuk sekedar celebrate itu. Selesainya malam ini jangan sampai numpukin hutang ya atau pusing mikirin sebulan ke depan kira2 sisa gaji cukup nggak untuk hidup sampai ke akhir bulan. Celebrate satu malam, menghabiskan gaji sebulan ? miris banget, madesu 2013.

Resolusi empat  jam ke depan apa ya ? Gak usah mikir itu. Harusnya setiap detik kita harus bisa lebih baik dari detik sebelumnya. Tak ada yang tahu hingga detik ke berapa sejak saat ini kita masih diberi ijin tinggal di dunia. Setiap detik ijin tinggal itu bisa dicabut, pindah ke alam lain. Betapa datangnya ajal merupakan rahasia Ilahi. Astaghfirullohal adzim… masih takut, masih belum siap dengan itu. Betapa diri ini masih penuh berlumur dosa. Masih sempatkah untuk bertobat ? Ya Allah, beri aq kekuatan untuk bertobat di jalan-Mu, sebelum ajal itu datang.

Oh Tuhan mohon ampun

Atas dosa dan dosa selama ini

aq bertobat hidup di jalan-Mu

‘tuk penuhi kewajibanku,

sebelum tutup usia, kembali pada-Mu

*Little Song by Odie Agam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s