New style in hijab

Aq mau dong hijab kaya gitu ?

Haha.. kena virus new style in hijab setelah lihat bocah kecil imut cantik berhijab keren modis namun syar’i saat jalan-jalan ke mal beberapa hari lalu. Tak lepas mata si bungsu memandangi bocah kecil itu yang tampil gesit meski style hijab nya seperti itu.

Coba mencari yang diperlukan untuk itu. Langsung diajari caranya di toko hijab itu. Ooooh gitu toh caranya, meski baru diberitahu satu model, si bungsu tertarik sekali untuk langsung praktek. Tertawa lepas saat dia berhasil mencoba sendiri. Hehe.. kaya siapa ya gaya-nya itu ? Haha.. tertawa dalam hati, potret diri-ku saat se usia-nya. Senang mencoba style baru dan sangat memperhatikan kepantasan untuk diri. Sekiranya tak cocok, gak memaksakan diri, cukup tahu diri.

Beli warna netral dan dicocokkan dengan warna baju yang dominan. Cukup itu dulu, nanti kalo sudah pas dan terbiasa, bisa bereksperimen lagi untuk padu padan dengan stock hijab yang ada. Jika perlu nanti dibelikan buku/majalah tutorial tentang berbagai style itu.

Jaman memang sudah berganti. Dulu sangat sulit untuk sekedar cari hijab untuk keseharian. Hijab dibeli dari toko tekstil, lalu di neci sendiri untuk tepian kain supaya tidak ‘mbrudul’ tepi-nya. Atau benangnya dilepas selembar demi selembar hingga sekitar satu sentimenter, jadi tepinya kesan-nya slow, padahal itu salah satu tips hemat untuk bayar ongkos neci.

Untuk warna hijab, hanya berkisar hitam-putih-biru-dongker. Tak berani bereksperimen dengan warna pastel, bermotif, apalagi yang nge-jreng. Untuk model, jangan tanya. Polos poll, wong itu juga bikin sendiri. Lain hal jika dirumah punya mesin bordir, bisa tuh tepiannya di bordir, model bordir pun masih monoton, hanya tepian saja, tak ada tambahan di tengah kain, atau di sisi lain yang bikin cantik tampilan hijab. Maklum saja, pengetahuan tentang hijab masih sangat terbatas. Kalo pun nekad berhijab, masih minoritas, bahkan dicurigai sebagai gerakan tertentu untuk membentuk negara Islam Indonesia. Lebay.com. Hijab untuk melindungi diri koq jauh amat dikaitkan dengan itu.

Kesempatan sekolah di sekolah negeri, kesempatan bekerja di instansi negeri maupun swasta, untuk yang berhijab, sangat terbatas, esktrim-nya, dilarang keras. Jika melanggar dipersilakan cari sekolah /instansi lain saja. Sekolah berlabel Islam jadi tempat penampungan buat yang istiqomah berhijab. Untuk instansi pemerintah yang membolehkan hijab, mungkin hanya departemen agama kali ya ? Itupun masih sangat jarang. Makanya banyak kekhawatiran muncul untuk muslimah. Kuatir sekolahnya, kuatir nanti kerja dimana, kuatir gak dapat jodoh, dll kekuatiran yang muncul saat berkomitmen untuk berhijab.

Lain dulu, lain sekarang. Hijab sudah mendapat tempat di hati muslimah, Trend berganti setiap tahun, tergantung siapa yang lagi masuk rating tertinggi di sinetron tv yang kebetulan tampil dalam balutan hijab. Saatnya artis itu terkenal, maka mode atas nama artis itupun akan muncul di pasaran busana muslim/hijab. Syukurlah, kini jalan menuju kebenaran telah dimudahkan oleh Allah. Tak ada alasan untuk muslimah kuatir ketinggalan mode atau dicap kampungan dalam berbusana, kuatir gak dapat sekolah pavorit, kuatir gak dapat kerja yang bagus, bahkan dapat jodoh yang mapan saat seorang muslimah berkomitmen untuk berhijab. Hijab modis namun syar’i sudah jadi trend saat ini dan bisa diterima di masyarakat. Insya Allah seterusnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s