Do what you can do

Setiap masa memiliki orang yang mengatakan bahwa jaman dulu mudah dan banyak kesempatan, karena melihat orang lain dari masa lalu yang baik hidupnya.

Mereka akan menjadi orang yang dijadikan contoh oleh anak muda masa depan sebagai orang tua yang tidak menggunakan masa mudanya untuk belajar dan bekerja dengan baik. 

Kesempatan tidak pernah hanya diberikan, tapi harus didapatkan melalui kepantasan.

Tapi, Tuhan Maha Adil – bahkan orang-orang yang malas memantaskan diri pun sudah diberikan kesempatan, tapi yang ditepisnya dengan banyak alasan; seperti ….

Males ah!
Susah, ada yang lebih gampang gak?
Ogah ah kalo bayarannya kecil.
Aku minta mentahannya aja.
Ada yang gratisan gak?
Minder ah, gua mana mampu?
Ah, gak semudah mengatakan.

Dan banyak lagi mantra gagal dari anak muda yang sesungguhnya berbakat dan sudah didoakan oleh orang tua mereka.

Sayang yah? Tapi itulah kehidupan, kalau tidak ada yang rajin memberuntungkan dirinya sendiri – versus – yang malas belajar dan bekerja tapi rajin menyalahkan orang lain – namanya bukan kehidupan.

Memang tidak semua orang memulai kehidupan dari kemudahan, tapi jika kita ikhlas – Tuhan menyejahterakan jiwa-jiwa yang mengambil pelajaran dari kehidupan dan bekerja keras menjadikan dirinya berguna bagi orang lain.

Marilah kita tidak memalukan diri sendiri dengan mengeluh dan menyalahkan keadaan dan orang lain, dan janganlah berprasangka buruk terhadap niat Tuhan yang tiada lain adalah untuk memuliakan kita.

Mulailah dari yang bisa Anda lakukan.

Sebetulnya Anda tidak diminta melakukan yang lain, tidak untuk melakukan yang TIDAK bisa Anda lalukan.

Lakukanlah yang BISA Anda lakukan.

Sesungguhnya, apa alasan Anda untuk menghindari yang BISA Anda lakukan?

Apakah yang tidak bisa Anda lakukan menghalangi yang BISA Anda lakukan?

Jika Anda tidak melakukan yang BISA Anda lakukan, apakah alasan Anda?

Jika yang bisa Anda lakukan saja – TIDAK Anda lakukan, … hmmm … apakah yang Anda butuhkan untuk bisa ada dalam kehidupan ini secara normal?

Jika orang TIDAK melakukan yang B-I-S-A dilakukannya dengan alasan bahwa ngomong itu mudah, sesungguhnya dia itu kekurangan apa?

Sudahlah, jangan lagi menyalahkan apa pun. Ambillah tanggung-jawab pribadi. Lakukan yang bisa Anda lakukan. 

Ingatlah, Setan menyukai pemalas yang berprasangka buruk, karena orang seperti itu tidak perlu digoda untuk menjadi orang gagal, dan tidak mempan nasihat karena menurutnya itu semua hanya omongan gampang.

Dan perhatikanlah bahwa orang-orang seperti itu bukanlah orang lemah. Mereka adalah orang kuat yang berbakat, tapi yang menggunakan kekuatannya untuk keburukan diri dan kehidupannya sendiri.

Sesungguhnya, jika Anda sedang menganiaya diri sendiri, Anda tahu. Jangan diteruskan.

Mario Teguh – Loving you all as always

—————-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s