That’s your way

Jalan sore bersama anak-anak ke mal terdekat. Ada panggilan masuk dari nomor asing. Angkat nggak ya ? Males aja, sebab seringkali hanya salah sambung atau menawarkan produk asuransi. Akhirnya jawab telpon juga setelah beberapa kali panggilan.

Tanya-tanya nama dan tempat tinggal. Sebab si penelpon dapat nomor itu dari orang lain. Maaf ya salah orang, sebab bukan itu nama suami-ku. Hanya kebetulan aja nama yang disebutkan sama dengan namaku. Alamat dll yang dia tanyakan, bikin ribet juga nih. Menyesal kenapa juga jawab telpon dari orang gak jelas. Bisa-bisa nanti mapir kerumah saat semua penghuni rumah sedang di luar. Duh, astaghfirulloh, koq iseng banget jawab telpon orang iseng.

Kepikiran aja dengan yang telpon itu. Ah, gak usah dipikirin, toh saat itu saja orang itu telpon. Baru nge-batin begitu, eeeh no itu call lagi empat hari kemudian. Kali ini kupastikan tidak angkat telpon itu. Biarkan saja dia mau call 100 kali, sorry ya dicuekin. Anehnya saat no itu tidak dijawab, lanjut dengan nomor asing baru. No itu call berulang, juga tak kujawab, males aja paling orang iseng juga. No itu tak dijawab, masuk lagi no asing baru, call juga berulang-ulang karena keukeuh tidak kujawab. Akhirnya capek sendiri tuh. Hehe.. emang enak dicuekin. Tapi kepikiran juga, kuatir aja dari orang yang dikenal. Akhirnya ketiga no asing itu dibalas via sms. Tanya siapa yang punya no itu. Eeeh, gantian dicuekin. Haha.. balas dendam ni ye.

Dua hari berikutnya, kejadian itu datang lagi. Kali ini penasaran, kuangkat hanya ingin dengar suara yang punya no itu. Lho koq ganti orang ?? Sebelumnya bapak2 eh sekarang mbok2. Wah gak beres nih. Pasti orang iseng yang mau bikin kusut dan ribet. Okelah kalo begitu, cukup tau aja dan memastikan bahwa itu adalah no iseng. Next time, jangan harap mau jawab no itu. Seorang teman menyarankan untuk ganti nomor. What ?!! Ogah ah, ini no cantik, sudah nyebar  pula ke penjuru dunia.. lebay.com. Biarkan saja, kuat2an iseng yuuk. Ikuti gaya-nya iseng, ben sama2 puas iseng-nya. Hehe..

Ini no kedua yang kumiliki. No pertama dulu sayang banget akhirnya dianggurin karena pulsa habis terus, entah siapa yang sedot pulsaku. Sayang banget sebetulnya karena no itu mahal beli-nya dan sudah kupakai selama tujuh tahun Apa mau dikata, sudah lapor ke center nya ternyata tetap lanjut sedot pulsa nya. Yo wes keputusannya ganti no. Woro2 ke semua teman tentang no baru itu. Semoga no baru ini gak kena sedot pulsa lagi.

Jika hanya karena keisengan orang lalu harus ganti no, sepertinya gak enak banget ya. Harus keukeuh dengan sikap diri. Siapa juga yang iseng duluan, kenapa juga harus no ku yang mengalah. Yuk aja kuat2an untuk iseng, dijabanin aja, siapa takut ? Siapapun itu orangnya, monggo aja sesuka hati iseng jika itu membuat hatimu lega. Lumayan dapat pahala kalo bikin hati lega dan senang. Lanjutkan apa yang menjadi kesukaanmu. It’s oke. That’s your way. I’m still in my way. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s