“Bunda, bolehkah jatuh cinta?”

“Bunda, bolehkah menyampaikan perasaan suka? Bolehkah jatuh cinta? Bolehkah punya perasaan? Merasakan hijau merah kuning perasaan?”

Jawabannya bunda boleh… Tidak ada larangannya.

Tetapi, anakku kemudiannya itulah yang perlu hati2 sekali. Setelah itu mau apa? Kalau mengajak orang tua bicara, melamar, menikah, itu sih oke. Solusi tuntas. Tapi kalau jadinya malah sering pergi berdua2an, pegang tangan, mojok, galau nggak jelas, negatif, berlebihan dan hal2 lain, itu jelas terlarang. 

Tidak ada kosakata pacaran islami, mau pacaran sambil pengajian, pacaran di mesjid, sambil jadi aktivis, sekali hukum berdua2an, bersentuhan lawan jenis dilanggar, juga kaidah2 agama lainnya ditabrak, sama saja. Tidak boleh.

Jika dirimu masih SMP, SMA, masih kuliah, maka fokuslah terus belajar; urusan perasaan itu bisa dipikir besok lusa. Banyak loh, kakak2 kita yang sudah bekerja saja ‘kemudiannya’ itu tetap nggak jelas, asyik pacaran, apalagi engkau anakku yg masih sekolah.

http://www.facebook.com/pages/Buah-Hatiku/413467275392334?group_id=0

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s